Kesaksian Williardi Wizard - Kasus Antasari Rekasaya

Written by bocahiseng on Wednesday, November 11, 2009

Kesaksian Williardi Wizard - Kasus Antasari Rekasaya - kasus yang menghebohkan sekitar bulan mei (sampai sekarang sih- tapi sekarang kan ada kasus bibit chandra) yaitu pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen yang menjadikan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari azhari menjadi tersangka dinyatakan Mantan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Williardi Wizard bahwa kasus Antasari Azhar itu merupakan rekayasa. ?

kasus antasari azhar rekayasa

Sedikit info Nasrudin ditembak usai bermain golf di Padang Golf Modernland, Cikokol, Tangerang, sekitar pukul 14.00, Sabtu 14 Maret 2009. Ia tewas 22 jam kemudian dengan dua peluru bersarang di kepalanya. dan Kasus pembunuhan ini menyeret sejumlah nama pejabat antara lain Antasari Azhar, Williardi Wizar, serta dua pengusaha yaitu Sigid Haryo Wibisono, dan Jerry Hermawan Lo.

Williardi Wizar, dalam kesaksian mengakui ada skenario untuk menyeret Ketua KPK Antasari Azhar.

Hal tersebut diungkapkan Williardi saat bersaksi dalam sidang kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen dengan terdakwa Antasari Azhar, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (10/11/2009).

Bahkan Williardi mengatakan hal tersebut dengan nada yang tinggi, sehingga menarik perhatian orang-orang yang berada di sekitar ruang sidang utama, tempat Antasari menjalani sidang.

Ini berawal ketika jaksa penuntut umum menanyakan pada Williardi mengenai berita acara pemeriksaan (BAP) pertama yang dicabutnya. Menurut JPU, justru di BAP pertamalah yang memiliki banyak poin penting.

"Yang pertama itu Pak, saya bohong," jawab Williardi.

"Kok hohong? Apa ini bohong?" tukas jaksa sambil menuturkan poin-poin di BAP pertama.

Williardi yang merasa terdesak, terpancing emosinya, dan menjawab pertanyaan JPU dengan nada tinggi.

"Demi Allah Pak, pada jam 12 malam saya diperiksa dengan didatangi Dir, Wadir, Kabag, Kasat. Menurut perintah atasan 'kau bikin saja yang kau peduli'. Demi Allah saya bersumpah, 'sasaran kita hanya satu, Antasari'," ujar Williardi sampai bergetar.

"Demi Allah saya bersumpah, waktu itu saya dikondisikan Dir, Wadir, Kabag, Kasat, orang yang menyebut 'sasaran kita Antasari'," tegasnya lagi masih dengan nada tinggi.

Williardi kemudian menuturkan, jika saat itu dia diperlihatkan dan dibacakan BAP Sigid Haryo Wibisono, terdakwa lainnya. "Dibacakan pada saya, kita samakan saja. Kalau ini perintah pimpinan silakan saja," ujar Williardi saat dia menuturkan pembuatan BAP yang pertama tersebut.

Video TVone Williardi Wizard: Kasus Antasari Rekayasa

Williardi Wizard: Kasus Antasari Rekayasa

Mantan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Williardi Wizard menyatakan kasus Antasari Azhar, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen, merupakan rekayasa.

"Pada jam 12.00 WIB (pemeriksaan dirinya di Polda Metro Jaya), didatangi Direskrim dan Wadireskrim Polda Metro Jaya serta kasat-kasat (Kepala Satuan, red) menyatakan sasaran kita hanya Antasari Azhar," katanya saat menjadi saksi dalam persidangan Antasari Azhar, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa.

Kombes Pol Williardi Wizar sendiri menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan itu, bersama-sama dengan Sigit Haryo Wibisono, Jerry Hermawan Lo dan lima eksekutor lainnya.

Dengan suara bergetar menahan emosi, Wiliardi menyatakan dirinya seusai didatangi Direskrim Polda Metro Jaya lalu dibacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Sigit Haryo Wibisono. "Direskrim menyatakan samakan saja BAP-nya (Wiliardi Wizard) dengan Sigit Haryo Wibisono," katanya.

Kemudian, kata dia, BAP dirinya itu ditayangkan di stasiun televisi swasta hingga dirinya mempertanyakan kepada Direskrim Polda Metro Jaya melalui pesan singkat (SMS) yang memprotes isi BAP tersebut. "Karena saya tidak pernah memberikan keterangan seperti itu kepada Direskrim," katanya.

"Ini perintah atasan," katanya dalam persidangan yang dipimpin hakim Herry Swantoro.


Allahu Akbar

Antasari Azhar ketika mendengar keterangan saksi Wiliardi Wizard itu, badannya lemas yang bersamaan dengan diskors-nya persidangan oleh majelis hakim, sembari menyatakan kalimat "Allahu Akbar".

Antasari Azhar terkulai lemas sembari berlinang air mata di kursi setelah sebelumnya dipapah oleh sejumlah tim kuasa hukumnya.

Kuasa hukum Antasari Azhar, Juniver Girsang, menyatakan, dirinya kaget dengan keterangan saksi yang dianggap pertama kalinya di sejarah dunia peradilan tanah air. "Pernyataan saksi menyatakan bahwa seorang terdakwa dapat diskenariokan dan sasarannya adalah Antasari Azhar," katanya.

Juniver Girsang menyatakan Antasari Azhar sangat kecewa dan meminta keadilan kepada pemerintah. "Orang tidak bersalah tapi diskenariokan. Ini fenomenal padahal Antasari Azhar sudah banyak melaksanakan tugas," katanya. (Antara)

Video Antasari Menangis di Persidangan

ini seperti di film atau sinetron saja, ada yang mengatur-ngatur dan ada juga pake skenarionya...bikin bingung saya aja orang awam yang gak ngarti hukum :(!! tapi mudah-mudahan yang benar itu yang menjadi pemenangnya.


Related Posts by Categories



  1. 10 comments: Responses to “ Kesaksian Williardi Wizard - Kasus Antasari Rekasaya ”

  2. By Cara Membuat Blog on November 11, 2009 at 8:21 AM

    Menyimak perjalanan kasus yang menjerat para petinggi KPK, sungguh membuat saya bertanya-tanya. Sebobrok itukah bangsa ini? Kalau memang benar dugaan rekayasa tersebut adalah nyata, mau di kemana kan negeri ini? Di mana kah nurani bangsa ini? Ketika kebenaran diperjuangkan dengan sebenarnya, ternyata banyak sekali resiko yang harus dihadapi.
    Mudah-mudahan kebenaran dari kasus-kasus tersebut dapat segera terungkap. Sehingga tidak ada lagi pihak-pihak yang dirugikan secara sepihak.
    Cara Membuat Blog

  3. By Anonymous on November 11, 2009 at 1:25 PM

    Pengacara: Polisi Memaksakan Kasus Antasari

    JAKARTA - Kesaksian Wiliardi Wizar dalam persidangan Antasari Azhar kemarin, kian meyakinkan kuasa hukum Antasari bahwa kasus yang membelit kliennya cenderung dipaksakan.

    "Tindakan yang dikenakan kepada Pak Antasari tidak sesuai hukum. Karena mendengar keterangan Wiliardi, bahwa dia diarahkan atau diiming-imingi agar Antasari dijadikan target tersangka atau terdakwa," ujar salah satu pengacara Antasari, Hotma Sitompul di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Jakarta, Rabu (11/11/2009).

    Dia juga membantah pernyataan staf ahli Polri yang sempat mengatakan bahwa saksi mahkota seperti Wiliardi Wizar dan Sigid Haryo Wibisono tidak bisa dijadikan saksi karena bertentangan UU.

    Menurut Hotma, posisi Sigid dan Wiliardi adalah saksi kunci paling penting dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRJ) Nasrudin Zulkarnaen yang dituduhkan kepada kliennya.

    "Polisi membuat Wiliardi dan Sigid itu saksi yang dalam dakwaannya menyebutkan, bahwa Antasari mebujuk atau menyuruh keduanya untuk mengekseskusi Nasrudin, tapi dalam persidangan kedunya jelas-jelas membantah," terang Hotma.

    Alhasil, lanjutnya, keterangan saksi mahkota yang dihadirkan di persidangan tidak ada yang memberatkan. "Jadi kasus ini cenderung dipaksakan," pungkasnya.(ded)(http://news.okezone.com/read/2009/11/11/339/274412/ pengacara-polisi-memaksakan-kasus-antasari)

  4. By Anonymous on November 11, 2009 at 5:28 PM

    Buyung: Williardi Mengaku karena Tertekan

    JAKARTA - Terdakwa kasus pembunuhan Bos PT Putra Rajawali Banjaran, Williardi Wizar membongkar ada upaya pengarahan skenario dalam kasus tersebut. Pengakuan Williardi ini mendapat pujian dari advokat senior, Adnan Buyung Nasution.

    "Saya salut kalau memang itu dia benar melakukan itu semua," kata Buyung di Kantor Wantimpres, Jakarta, Rabu (11/11/2009).

    Buyung meyakini Williardi melakukan hal itu karena mengalami tekanan batin yang selama ini ia pendam. "Karena satu perasaan yang tertekan selama ini mungkin dalam kesempatan kemarin meledak," ujar Buyung.

    Buyung juga beranggapan pengakuan Williardi juga salah satunya dipicu dari proses verifikasi tim 8 yang kemudian membuka peluang yang lebih besar bagi mantan Kapolres Jaksel itu untuk bisa menyampaikan apa yang selama ini terpendam.

    "Jadi selama ini dia tertekan. Itu tidak mustahil," papar Buyung.

    Sekadar diketahui saat memberikan kesaksian di Pengadilan Jakarta Selatan kemarin, Williardi mengaku mendapat arahan dari petinggi Mabes Polri ketika membuat BAP. Dia diminta untuk mengikuti skenario yang menargetkan kepada diri Antasari Azhar.(http://news.okezone.com/read/2009/11/11/339/274449/339/buyung-williardi-mengaku-karena-tertekan)

  5. By Anonymous on November 11, 2009 at 5:36 PM

    stri Williardi Ikut Diperiksa di Mabes Polri

    JAKARTA - Istri Williardi Wizar, turut diperiksa di Bareskrim Mabes Polri. Pemeriksaan tersebut terkait pernyataannya bahwa sang suami memang mendapat tekanan dalam proses penyidikan.

    "Istrinya Willi diperiksa untuk mengklarifikasi apa yang diucapkan bahwa BAP WW dipengaruhi oleh penyidik, termasuk Hadiatmoko," terang kuasa hukum Williardi, Herman Umar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (11/11/2009).

    Lebih lanjut Herman membenarkan bahwa istri Williardi diperiksa selama satu setengah jam. Saat ditanya apakah Williardi diperiksa oleh Propam Mabes Polri, Herman membenarkan hal tersebut.

    "Diperiksa yang penyidik, tapi ada Propam," tukasnya.

    Seperti diketahui, saat bersaksi dalam sidang Antasari Azhar kemarin, Williardi mengaku mendapat paksaan oleh penyidik, saat membuat berkas acara pemeriksaan (BAP) dengan skenario menjadikan Antasari sebagai tersangka kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen. (http://news.okezone.com/read/2009/11/11/339/274555/339/istri-williardi-ikut-diperiksa-di-mabes-polri)

  6. By Anonymous on November 15, 2009 at 1:47 PM

    sangat menyedihkan kalau penyidik melakukan tugasnya sesuai arahan pimpinan,bukan fakta yang ada,mau dibawah kemana kepolisian ini

  7. By effendy on November 15, 2009 at 2:02 PM

    bravo adinda williardi,jangan takut penyidik2 yg jujur akan mendukungmu,aku juga pernah mengalami hal seperti itu,walaupun karier jadi taruhannya, krn dari dulu penyidik banyak yang diarahkan oleh penguasa dgn iming2,para penyidik yg jujur mari kita rapatkan barisan untuk menolak setiap skenario yg tdk sesuai fakta,jgn takut, Tuhan beserta kita.

  8. By Anonymous on November 16, 2009 at 4:28 PM

    Semangat ANTASARI dan WILLIARDI WIZARD.. Tuhan tidak buta.

  9. By Anonymous on November 23, 2009 at 2:39 PM

    Tuhan tidak diam

  10. By Anonymous on November 26, 2009 at 1:11 PM

    Dugaan Rekayasa Kasus Antasari Kian Terang

    JAKARTA - Tim kuasa hukum Antasari Azhar kian yakin perkara pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen yang melilit kliennya telah direkayasa. Pasalnya, beberapa saksi yang dihadirkan ke persidangan memberi keterangan yang menguatkan adanya dugaan rekayasa.

    "Sejak awal, Pak Antasari ini memang sudah menjadi target orang tertentu," kata Juniver di Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2009).

    Dugaan rekayasa menguat ketika pelayan Sigid Haryo Wibisono, Karno bersaksi hari ini. Dalam kesaksiannya, Karno menuturkan dirinya diperintahkan untuk meletakkan alat perekam di rumah Sigid di Jalan Pati Unus, Kebayoran Baru, Jaksel. "Tujuannya untuk menyadap pembicaraan Antasari," kata dia dihadapan majelis hakim.

    Juniver pun mempertanyakan rekaman tersebut. "Kenapa dilakukan perekaman oleh Sigid padahal mereka sudah saling bertemu? Apa tujuan melakukan perekaman itu?" tukas dia saat persidangan diskors.

    Sebelumnya, Kombes (Pol) Wiliardi Wizar juga pernah memberikan keterangan menghebohkan. Kala itu, dia mengaku berkas acara pemeriksaan miliknya telah diatur sedemikian rupa untuk menyeret Antasari dalam perkara pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin.

    "Tentu dari persidangan ini bisa kita ambil kesimpulan bahwa Pak Antasari betul-betul dibuat suatu pengkondisian, sudah terbuka," sambungnya.

    Dalam perkara ini Antasari didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Nasrudin. Jaksa menduga pembunuhan ini dilakukan berkaitan dengan cinta segitiga di antara Antasari, Nasrudin, dan Rani Juliani. (frd) (http://news.okezone.com/read/ 2009/11/26/339/279407/ dugaan-rekayasa-kasus-antasari-kian-terang)

  11. By Anonymous on December 5, 2009 at 9:47 PM

    ah.. masa si sekelas antasari mengorbankan citra baik na selama ini, yg sudah di kenal buanyak org demi cinta segi tiga?... duh ga mungkin lha... d ma punya otak bukan otak-otak! mikir panjang jga kali... sama aja bunuh dirii....piss.okok ya mudah2 han aja kebenaran akan terungkap entah kapan yg pasti ya pasti lha.. g tau dah sapa jga yg bener.hehe...

Post a Comment