Kontroversi Lagu Terang Bulan

Written by bocahiseng on Monday, August 31, 2009

Lagu Terang Bulan ?mungkin lagu ini yang lagi banyak menjadi sorotan akhir-akhir ini selain lagu - lagu religi selama bulan ramadhan ini :), yahh karena diduga lagu Terang Bulan yang milik indonesia sama aransemennya dengan lagu negaraku yang merupakan lagu kebangsaan Malaysia yang berbeda liriknya ?

lagu terang bulan

Polemik atas lagu milik Malaysia ini mencuat ke permukaan ketika Kepala Cabang Lokanta Surakarta Perum Percetakan Negara RI, Ruktiningsih mengatakan kalau lagu kebangsaan Malaysia, Negaraku memiliki kemiripan dengan aransemen lagu Terang Bulan.

lagu Terang Bulan pertama kali diputar di RRI Jakarta pada tahun 1956, sedangkan Malaysia baru merdeka pada 31 Agustus 1957. adapun adaptasi lagu Terang Bulan menjadi lagu Negaraku terjadi, karena Presiden Soekarno kala itu pernah memberi hadiah kemerdekaan kepada Malaysia berupa piringan hitam yang berisikan lagu Indonesia di antaranya Terang Bulan.berikut Lagu Terang Bulan

Video Lagu Terang Bulan Via youtube

Lirik Lagu Terang Bulan

Terang bulan
Terang bulan di kali
Buaya timbul disangkalah mati
Jangan percaya mulutlah lelaki
Berani sumpah 'tapi takut mati
Jangan percaya mulutlah lelaki
Berani sumpah 'tapi takut mati

Waktu potong padi di tengah sawah
Sambil bernyanyi riuh rendah
Memotong padi semua orang
Sedari pagi sampai petang

Waktu potong padi di tengah sawah
Sambil bernyanyi riuh rendah
Bersenang hati sambil bersuka
Tolonglah kami bersama sama

Dari wikipedia sendiri saya baca {kamu bisa membacanya disini dan juga disini } bahwa Terang Bulan merupakan sebuah lagu adaptasi dari sebuah lagu yang populer berjudul "La Rosalie", pada akhir abad 19 di wilayah jajahan Perancis, sekitar lautan Hindia."La Rosalie" digubah oleh Pierre-Jean de BĂ©ranger (1780-1857), seorang musisi berkebangsaan Perancis.

Hah gak tau dehh kalau gini ? apakah lagu indonesia itu dijiplak atau bukan ? yah tetapi memang hubungan negara kita sama malaysia sedikit memanas karana kebudayaan - kebudayaan kita di klaim malaysia hingga kita marah ? Mungkin kalau di lihat dari Positifnya mungkin bangsa ini sedang Diingatkan bahwa mempunyai banyak budaya yang harus dilestarikan.

Tapi lebih dari itu semoga saja pemerintah Indonesia bisa tegas atas semua ini dan kita sebagai bangsa besar tidak dianggap bangsa yang lemah sehingga pulau kita bisa tidak begitu saja di rebut, kebudayaan kita tidak begitu saja di klaim, atau pun warga indonesia di siksa seenaknya ketika mencari sesuap nasi di negara lain.


Related Posts by Categories



  1. 8 comments: Responses to “ Kontroversi Lagu Terang Bulan ”

  2. By yudi on September 1, 2009 at 6:15 AM

    indonesia vs malaysia ga da habis2nya hihihi..

  3. By nA on September 1, 2009 at 6:54 AM

    seperti kata sudjiwo tedjo: kalo masalah jiplak lagu kebangsaan gini, Indonesia juga mesti ati2, karena Indonesia Raya juga aransemennya sama ama lagu dari negara di Eropa sono.. nah loh, piye iki??

  4. By mesin kasir on September 1, 2009 at 10:37 AM

    semuanya produk malaysia ;)

  5. By waja on September 5, 2009 at 6:31 PM

    Jelas lagu terang bulan itu bukan dari Indonesia atau Malaysia, tetapi dari Eropah. Jadi sama-sama mencuri lagu orang lain.

  6. By Anonymous on September 8, 2009 at 3:15 PM

    kagak tau malu...maling teriak maling, sibung ngatain Malaysia maling eh nggatau maling jg...memalukan

  7. By Anonymous on September 8, 2009 at 3:16 PM

    kagak tau malu...maling teriak maling, sibuk ngatain Malaysia maling eh ngga tau diri sendiri maling jg...memalukan

  8. By Anonymous on September 15, 2009 at 9:50 AM

    "lagu Terang Bulan pertama kali diputar di RRI Jakarta pada tahun 1956, sedangkan Malaysia baru merdeka pada 31 Agustus 1957"

    Lagu Negaraku diambil liriknya dari lagu Negeri Perak (Malaysia). Lagu ni dah lama dah ada. Klau tahun 1956 baru dimainkan di Jakarta, tak boleh le cakap kami ciplak. Sila rujuk wekipedia.. Sejarah jangan diubah, musuh jangan dicari...

  9. By cyra on October 23, 2009 at 7:24 PM

    harus tegas pemerintah indonesia.

Post a Comment