Video Aborsi Pelajar

Written by bocahiseng on Saturday, November 29, 2008

Video Aborsi Pelajar kacau saya sendiri nonton di kupas tuntas trans 7 (walau pun gak full) yang emang lagi membahas kasus aborsi ini ? gila ternyata selain banyak video porno pelajar yang banyak beredar di jagat maya ini ternyata video aborsi pelajar pun ada?.

"Dikupas tuntas sendiri di sana ada bagian wawancara yang cukup mencengangkan dimana ada seorang pelajar cewek yang pernah melakukan aborsi itu ? hiks dia mengakui blak-blak walau nama dan mukanya di tutup kaya ninja (-sebenarnya gak diperlihatkan , sensor maksudnya-) alasannya karena dia masih pelajar dan tidak mau berrumah tangga dulu dan tidak mau mempermalukan keluarga dan katanya sih pacarnya itu mau bertanggung jawab tetapi cewek ini yang gak mau dan ia berinisitif untuk mengugurkan itu. agar keluarganya gak malu?"

Tentang Video Aborsi Pelajar ada beritanya di kompas.

Video Aborsi Pelajar Gegerkan Pasuruan

Diduga karena hamil diluar nikah, pelajar salah satu SMA negeri di Kota Pasuruan nekat melakukan aborsi ke seorang dukun. Hebohnya, proses aborsi itu terekam dalam kamera ponsel yang saat ini telah beredar luas di masyarakat.

Kontan saja peristiwa aborsi itu membuat heboh masyarakat. Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus aborsi yang diduga dilakukan seorang pelajar berinisial D kelas II IPA di salah satu SMA negeri di Kota Pasuruan.

Kasus ini terkuak setelah rekaman aborsi pelajar itu tersebar luas dan banyak dijumpai di masyarakat. Dalam rekaman video format MP4 yang berdurasi sekitar 45 menit itu, memperlihatkan seorang perempuan muda berinisial D sedang menahan sakit lantaran perutnya dipijat oleh tangan seorang laki-laki tua yang diperkirakan seorang dukun aborsi.

Beredarnya rekaman itu lumayan lama, dua mingguan ini. Entah awalnya dari mana, tapi sudah banyak HP-HP yang memiliki perangkat MP4 menyimpan rekamannya,” kata Munawar, seorang remaja yang biasa mangkal di komplek ruko di Jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan, Rabu (26/11) malam.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan kebenaran rekaman itu. Bahkan, pihak kepolisian telah mulai melakukan pemeriksaan terhadap pemuda yang bernisial A yang pernah menjadi pacar D.

Kapolresta Pasuruan AKBP Herry Sitompul melalui Kasatreskrim Polresta AKP Adi Sunarto mengatakan, pemanggilan kepada siswa itu merupakan langkah penyelidikan. Bahkan, dalam pemeriksaan A menyatakan memang pernah menghamili D.

....Ada salah seorang teman dari siswi di dalam video itu yang mengetahui tempat aborsi....

Setelah mengetahui kehamilan itu, dilakukanlah tindakan aborsi ke seorang dukun. "Siswa itu berinisial A dan mengatakan pernah berpacaran dengan siswi yang berada di dalam video, tetapi ia tidak satu sekolahan dengan D. A juga mengakui aborsi dilakukan di luar Kota Pasuruan dan hingga saat ini kami masih mencari tempatnya," katanya.

Terkait lokasi aborsi, AKP Adi Sunarto menyatakan masih harus diperkuat keterangan dari D. Namun, kondisi D saat ini mengalami shock berat hingga kesehatannya terganggu. Apalagi, begitu rekaman video aborsi yang dilakukannya beredar luas di masyarakat sehingga pihak kepolisian menunggu waktu yang tepat untuk meminta keterangan dari D.
"Ada salah seorang teman dari siswi di dalam video itu yang mengetahui tempat aborsi. Temannya itu saat ini tengah kami cari. Jika keterangan dari semua saksi terkumpul, kami segera menangkap dukunnya. Bahkan, kami juga sudah berkoordinasi dengan Polres Pasuruan,” imbuh AKP Adi Sunarto.

Dari pihak sekolah siswi berinisial D diperoleh informasi bahwa D sudah menyatakan mengundurkan diri. “Sejak 19 November ia tidak lagi menjadi siswi sekolah ini. Ia telah mengundurkan diri dan menyatakannya melalui surat pernyataan yang diteken di atas materai,” tutur Hendri Agustin, bagian pengawasan dan konseling siswa tempat D dulu bersekolah.

sumber :http://www.kompas.com

....Huuh.... sangat menyedihkan? mau enaknya aja tetapi tidak mau merawat dan bertanggung jawab atas perbuatannya itu. mari kita lihat bahaya perbuatan aborsi itu.................

Resiko Aborsi

Aborsi memiliki resiko yang tinggi terhadap kesehatan maupun keselamatan seorang wanita. Tidak benar jika dikatakan bahwa jika seseorang melakukan aborsi ia “tidak merasakan apa-apa dan langsung boleh pulang”.
Ini adalah informasi yang sangat menyesatkan bagi setiap wanita, terutama mereka  yang sedang kebingungan karena tidak menginginkan kehamilan yang sudah terjadi.

Ada 2 macam resiko kesehatan terhadap wanita yang melakukan aborsi:
1.   Resiko kesehatan dan keselamatan secara fisik
2.   Resiko gangguan psikologis

Resiko kesehatan dan keselamatan fisik
Padasaat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi ada beberapa resiko yang akan dihadapi seorang wanita, seperti yang dijelaskan dalam buku “Facts of Life” yang ditulis oleh Brian Clowes, Phd yaitu:
 1.   Kematian mendadak karena pendarahan hebat
 2.   Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
 3.   Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan
 4.   Rahim yang sobek (Uterine Perforation)
 5.   Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada 
      anak berikutnya
 6.   Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
 7.   Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
 8.   Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
 9.   Kanker hati (Liver Cancer)
10.  Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat 
      pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya
11. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
12. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)

Resiko kesehatan mental
Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita.

Gejala ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai “Post-Abortion Syndrome” (Sindrom Paska-Aborsi) atau PAS. Gejala-gejala ini dicatat dalam “Psychological Reactions Reported After Abortion” di dalam penerbitan The Post-Abortion Review (1994).

Pada dasarnya seorang wanita yang melakukan aborsi akan mengalami hal-hal seperti berikut ini:
1.    Kehilangan harga diri (82%)
2.    Berteriak-teriak histeris (51%)
3.    Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%)
4.    Ingin melakukan bunuh diri (28%)
5.    Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang (41%)
6.    Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%)

Diluar hal-hal tersebut diatas para wanita yang melakukan aborsi akan dipenuhi perasaan bersalah yang tidak hilang selama bertahun-tahun dalam hidupnya.

sumber : http://www.aborsi.org/resiko.htm

Yah rata-rata yang melakukan aborsi banyak dikalangan para pelajar dan mahasiswa sungguh menyedihkan, kenapa mereka tidak mengambil resiko atas perbuatan mereka sendiri ? mau enaknya saja tapi tidak mau susahnya? trus mana video aborsi pelajar nya ??? saya sendiri gak tau?? ada yang tahu link video aborsi pelajarnya ? lebih baik jangan nonton dehh serem???

Jika udeh kebelet kenapa gak pakai sarannya mbak jupe " pakailah pengaman"?? uh sebenarnya banyak pelajar dan mahasiswa yang berprestasi tetapi karana kasus video porno pelajar atau video porno mahasiswa, tawuran pelajar atau tawuran mahasiswa dan ditambah lagi video aborsi pelajar ini hingga tertutuplah tentang berita-berita prestasi pelajar hingga sesuai dengan pepatah " akibat nila setetes rusak susu dua-duanya eh sebelangga.


Related Posts by Categories



  1. 48 comments: Responses to “ Video Aborsi Pelajar ”

  2. By sandy on November 29, 2008 at 2:50 AM

    gila,aborsi malah divideo..

    dasar sarap..

  3. By bocahiseng on November 29, 2008 at 10:41 AM

    @sandy
    emang gak punya perasaan yang bikin videonya mass?

  4. By p3durungan on November 29, 2008 at 1:43 PM

    Anjritt... beneran iseng bener nih.. apa asiknya nonton aborsi... yang kira kira atuh....

  5. By harianku on November 29, 2008 at 7:34 PM

    ga kenal dosa kali yah

  6. By Misteri pembuatan sekaligus beredarnya video aborsi on November 30, 2008 at 1:35 AM

    PASURUAN - Misteri pembuatan sekaligus beredarnya video aborsi yang dilakukan salah seorang siswi sebuah SMA di Kota Pasuruan perlahan mulai terungkap. Salah satu SMA Negeri di Kota Pasuruan kemarin mengakui kalau cewek dalam video aborsi itu adalah salah siswinya. Dia masih duduk di kelas dua, di sekolah bersangkutan.

    Terungkapnya identitas pelaku aborsi dalam rekaman video itu, muncul dari pengakuan Kepala Sekolah (Kasek) SMA Negeri tempat siswi tersebut bersekolah. Meski sebelumnya sempat mengelak dari pertanyaan seputar status pelaku aborsi, kasek tersebut akhirnya menjelaskan yang sebenarnya.

    Kepada Radar Bromo, Kasek salah satu SMA di kota itu mengatakan terus terang bahwa tayangan video itu memang peristiwa aborsi. Bukan itu saja, pelakunya adalah siswi di sekolah tempat dia memimpin yang masih duduk di bangku kelas II.

    "Saya mengetahui video aborsi itu sebenarnya sejak tiga hari lalu. Pelakunya memang siswa sekolah kami," katanya.

    Diberitakan Radar Bromo kemarin, belakangan beredar video aborsi yang diduga dilakukan oleh seorang siswi SMA. Cerita di balik beredarnya video tersebut ialah; setelah hamil di luar nikah, siswi tersebut menggugurkan kandungannya.

    Didampingi teman lelakinya, siswi itu menggugurkan kandungannya dengan cara dipijat. Proses pemijatan itulah yang kemudian direkam menggunakan ponsel oleh temannya. Lalu tak jelas bagaimana ceritanya, rekaman format MP4 itu kemudian beredar, termasuk di sekolah tempat si cewek menuntut ilmu.

    Pihak sekolah sendiri mendengar kabar itu dari kasak-kusuk pelajarnya. Beberapa siswa sempat memiliki copi videonya setelah berhasil melakukan transfer dengan teknologi koneksi ponsel, dari rekaman aslinya.

    Entah siapa yang berinisiatif menyebarkan video aborsi tersebut, sampai akhirnya para guru juga paham, dan kasusnya sampai ke kepala sekolah. Tahu itu aib perbuatan yang merusak moral pelajarnya, kasek ini langsung bertindak memanggil siswi tersebut.

    Semula, kasek ini berharap kabar yang didengarnya tidak seperti fakta yang akan diterimanya dari pengakuan siswi tersebut. Tapi harapan itu buyar setelah mendengarkan kejujuran siswi berinisial D tersebut tentang kebenaran video aborsi.

    Bersama guru bimbingan konseling (BK), kasek ini menelusuri kebenaran informasi tersebut. Begitu ada kepastian, pihak sekolah tidak cukup hanya mendengarkan pengakuan.

    Mereka melanjutkannya dengan mendatangi rumah orang tua siswi bersangkutan. Kemudian disampaikan kepada orang tua siswi tersebut kalau anaknya telah melakukan perbuatan seks di luar nikah. Lantas hamil. Namun janin yang dikandungnya diaborsi.

    Lebih parah lagi, aborsi itu dilakukan dengan diantar oleh pria yang diduga telah menghamilinya. Bahkan, pria yang juga diduga masih pelajar lain SMA di Kota Pasuruan itulah yang membuat rekaman video. Itu dilakukan dengan menggunakan kamera HP dalam format MP4.

    "Pada orang tuanya, kami mengatakan siswi itu telah melakukan tindakan menyalahi moral dan akhlak," ujarnya.

    Dari kasus itu, kasek tersebut berusaha mengutarakan jika pengawasan perilaku siswa bukan hanya tanggung jawab sekolah. "Melainkan juga dari masyarakat dan orang tua siswa tersebut. Untuk itu tidak sepenuhnya kesalahan ada pada pihak sekolah," katanya.

    Ia pun menyebutkan kejadian aborsi itu juga bukan pada jam pelajaran sekolah. Menurutnya itu dilakukan ketika jam pelajaran usai. Meski demikian ia pun merasa bertanggung jawab atas kejadian tersebut. "Yang jelas pihak sekolah tidak pernah mengajarkan amoral kepada siswanya. Bisa saja siswi tersebut mendapat pengaruh dari luar," katanya.

    Namun demikian, ia rela jika kasus ini harus diusut melalui proses hukum. "Kami tidak akan menghalangi yang berwenang jika ini memang menyalahi hukum," katanya. Dari kasus tersebut ia juga mengatakan sebenarnya sudah sering mengantisipasi kepada anak didiknya agar jangan sampai melakukan free seks.

    "Setiap Jumat pihak sekolah sering ada bincang-bincang agama. Kami juga sering mengambil materi tentang dosa perbuatan zina. Namun sekali lagi ini adalah masalah moral," ujarnya. Ia juga menyebutkan di sekolah anak didiknya disibukkan dengan akademis supaya tidak ada pikiran yang mengarah kesana.

    Namun apa daya, ternyata bekal tersebut dikatakannya belum bisa menjadi patokan terhadap kelakuan buruk sebagian siswanya. Namun ia mengatakan, selama menjabat sebagai Kepsek di SMA tersebut baru kali ini terjadi. Ia pun belum tahu apa yang nanti akan dilakukan terhadap siswa yang melakukan aborsi itu.

    Identitas pelaku aborsi ini memang tidak bisa lagi ditutup-tutupi. Pasalnya, sebelum Radar Bromo berhasil mendapatkan rekaman videonya, awal beredarnya rekaman aborsi tersebut justru bersumber dari kalangan pelajar di sekolah tersebut.

    Setelah muncul selama beberapa hari, sumber koran ini menyebutkan, peredaran video itu memang sengaja dibatasi atas campur tangan pihak sekolah. Alasannya, sekolah tidak ingin video itu sampai beredar luas serta bisa menyebarkan aib, dan mencemarkan nama baik sekolah.

    "Kami jelas tidak berani melanggar larangan sekolah. Bahkan sebagian teman yang sudah menyimpan video rekaman aborsi itu diam-diam menghapusnya dari ponsel," ungkap sumber yang tidak mau dikorankan ini.

    Tapi, serapat-rapatnya ditutupi, aib itupun terbongkar juga. Rekaman videopun bocor di luaran, hingga akhirnya pihak sekolah menyerah. Bahkan sehari sebelum diberitakan, kasek SMA Negeri itu langsung menghadap dinas P dan K untuk melaporkan kejadian yang dianggap memalukan tersebut.


    --------------------------------------------------------------
    Terkenal karena Cantik dan Pintar

    Rekaman aborsi yang dilakukan D, siswi sebuah SMA Negeri di Kota Pasuruan mengejutkan dunia pendidikan. Termasuk para pelajar di SMAN tempat D bersekolah.

    FANDI ARMANTO, Pasuruan

    -----------------------------------------------------

    Sabtu (22/11) siang itu bel panjang berbunyi di SMAN tempat D bersekolah. Pertanda jam belajar di sekolah yang terletak di perbatasan Kota dan Kabupaten Pasuruan hari itu telah berakhir. Sekitar pukul 12.05, gerbang depan sekolah yang bercat hijau itu pun dibuka oleh security bernama Afif.

    Tak berselang lama kemudian para pelajar berseragam pramuka berhamburan keluar. Sebagian dari mereka ada yang langsung menuju tempat parkir untuk mengambil sepeda motornya. Namun ada pula yang memilih duduk-duduk di depan teras gerbang sekolah.

    An, siswa kelas dua sekolah tersebut siang itu tak langsung pulang. Dia masih menunggu rapat Pramuka. Ketika ditanya soal berita video aborsi, An langsung paham. "Kan sudah ada di koran, Mas. Tapi memang benar siswi tersebut berasal dari sekolah ini," katanya.

    Ia sendiri mengaku mengetahui adanya video aborsi itu Sabtu pagi ketika para temannya ramai membicarakan berita di Radar Bromo. Menurutnya, hari itu teman-temannya ramai membahas kasus tersebut.

    An mengaku kenal baik dengan D, siswi yang ada dalam video aborsi itu. Menurutnya, D sangat terkenal di sekolah. Baik karena kecantikannya maupun kepintarannya.

    "Dia duduk di kelas dua IPA. Saya akui ia memang pintar dan mudah bergaul dengan siapa saja. Tapi saya tidak menyangka ternyata D bisa berbuat seperti itu (aborsi)," kata An sambil menyatakan bahwa Sabtu itu D tidak tampak di sekolah.

    Tentang kejadian persisnya video aborsi itu direkam, An tidak begitu paham. "Saya dengar kejadian itu dilakukan pada waktu bulan Ramadan. Tapi nggak tahu mana yang benar," ujarnya.

    An menyebutkan, D memang punya pacar di sekolah. Pacarnya itu bukan dari satu sekolah. "Setiap pulang sekolah D selalu dijemput dengan mobil. Ya sama pacarnya itu. Kadang pakai sedan kadang pakai Toyota Kijang. Tapi seringkali pacarnya itu menyusul pakai Baleno warna hitam," katanya.

    Berbeda dengan An, siswi kelas dua IPS Sal ketika ditemui mengaku tidak begitu mengenal D. Namun ia juga mendengar berita miring tentang salah satu temannya itu. "Saya aja dengar dari dari teman-teman di kelas tadi (Sabtu). Tapi, saya sendiri tidak terlalu memperhatikan masalah itu. Hanya sempat kaget juga kenapa mesti sekolah kami," katanya.

    Sementara, sebuah ruang kelas siang itu dipenuhi pengurus OSIS. Di dalamnya ada sekitar dua puluh siswa yang mengadakan pertemuan. Di tengah rapat itu salah satu pengurus OSIS, Arif, keluar untuk beristirahat. Ia yang terpisah dari temannya itu sedikit mengelak ketika ditanya tentang berita aborsi.

    "Terus terang kami tidak berani memberikan informasi. Tadi guru-guru sudah sepakat agar jangan bercerita. Maaf ya mas," ujarnya. Namun ia tidak mengelak ketika ditanya tentang kebenaran berita aborsi. Sayangnya Arif yang langsung dikerubuti teman-teman OSIS-nya itu langsung menyuruh untuk bertemu dengan pihak guru.

    Jika Arif dkk enggan berkomentar, beda lagi dengan Am, siswa SMAN tersebut yang siang itu menunggu angkot untuk pulang. Begitu didekati Radar Bromo, siswa kelas satu itu langsung melepas tas di pundaknya dan mengambil duduk di depan sekolahnya.

    "Ya dari cerita teman-teman tadi (Sabtu) di jam pelajaran memang selalu berkaitan dengan masalah itu. Tapi, saya sendiri tidak mengenal siapa siswa yang aborsi itu," katanya.

    Am mengatakan, Sabtu pagi itu sebelum masuk kelas semua murid SMAN itu dikumpulkan. Mereka diharuskan mendengar ceramah dari kepala sekolah. "Ceramahnya tentang seks bebas. Kami semua disarankan agar tidak sampai mengalami kejadian sejenis," kata Am.

    Ia sendiri merasa iba dengan apa yang dilakukan temannya, D. Am menganggap kejadian itu adalah hasil dari ulah D sendiri. Ia hanya berharap yang lain tidak sampai terlibat kasus serupa.

    Sementara, tiga siswa sekolah tersebut, yakni Arif, Agung dan Budi yang siang itu sedang duduk menikmati sebungkus es ini hanya tersenyum ketika ditanya soal video aborsi temannya. Mereka hanya sepakat menganggap D terjebak lingkaran setan. "Semua orang kan sudah tahu kalau seks bebas itu enak tapi berbahaya. Bahaya buat kita sendiri dan bahaya buat masa depan," ucap Agung seraya pamit pulang.
    (jawapos)

  7. By Bang Kritikus on December 1, 2008 at 10:22 AM

    Banyaknya kasus seperti itu karena sekulerisme Mas. Baca Video Aborsi Pasuruan Cermin Kerusakan Sistem Sekuler

  8. By qori on December 11, 2008 at 11:21 PM

    gila memang anak tuuuu

  9. By Anonymous on December 31, 2008 at 3:49 AM

    satu kata.

    MEMALUKAN!!!!


    http://pelajar.web.id

  10. By nirmana on March 5, 2009 at 11:21 PM

    manan mana mana... link sedotan videonya broo...???

  11. By http://video-sarah-azhari-bugil.blogspot.com/ on March 9, 2009 at 5:01 PM

    http://video-sarah-azhari-bugil.blogspot.com/

  12. By indera on April 14, 2009 at 2:52 AM

    wowww...indonesia,,,,banget tuh

  13. By Anonymous on May 24, 2009 at 10:58 PM

    neraka jahanam telah menanti kalian.. WASPADALAH..WASPADALAH........

  14. By a.................. on July 21, 2009 at 9:14 PM

    kw menurutq lw u aborsi napain u berbuiat dosa.malu2in j.lw q jd u q akan copot wajah.cuiiiiiih!!!!!!!!!!!!!!!!aborsi sma j pembunuh berdrah dingin.bgiq g ad yg namax ank haramdan yang haram adl kalian yang lakuin abaorsi jahaman bgt

  15. By Anonymous on August 17, 2009 at 4:09 PM

    memalukan bangeeeeed!!!!! udah kehilangan virgin, truz apa yang akan u lkukan d masa depan... klo suatu saat uu akan bersuami& suami u bukan orang yang bwt kmu aborsiit, lantas apa yang akan uu lkukan???? kasihan dunk suami kamu.... udah kamu kasihh bekas...

  16. By bambang_i_p on August 25, 2009 at 2:01 PM

    what this is... apa maksudnya

  17. By dream_venom49 on September 3, 2009 at 11:01 AM

    waduhhhhhhh......!!!!! emang gila nak skarang darh dagngna sendri

  18. By sant_zerO on September 3, 2009 at 4:04 PM

    wadoOoOwW,....
    stupid,begOO....
    sadar gag sech..DOSA

  19. By lorenzo on September 18, 2009 at 4:41 AM

    free sek emang enak seh

  20. By via on October 1, 2009 at 3:48 PM

    malu2'in ja..............
    ngpaen aBorsI,bESaRIN z Kle'!!!!!!!!!!!!!

  21. By Anonymous on October 9, 2009 at 2:45 PM

    nyari dosa tapi kalo berani ngelakuin harus nerima resiko

  22. By Anonymous on October 12, 2009 at 4:08 PM

    ih capek deh.............msh sekolah dah kaya gt ksihan bayinya gak bersalah......dasar

  23. By Anonymous on October 12, 2009 at 4:16 PM

    jd perempuan ky gtu.......dah dosa......nambah2in DOSA,,,,,,dngan cara ABORSI...TU CWK EMANG DASAR GILA..........................BNGT

  24. By Anonymous on October 15, 2009 at 7:17 PM

    Krang krjaan y...?
    Klo mmang beni brbuat, tnggung jwb donk...
    Jgn pke acra aborsi sgla..
    Kcian bayinya....
    Dasar Sarap loe...!

  25. By Mahardika on October 15, 2009 at 7:20 PM

    Mati muh...
    Leklek to not...
    Sing ngelah gae ae..?

  26. By Anonymous on October 24, 2009 at 11:56 PM

    weQzzz... Taoo maLuuU dunD~
    SaDaRRR!!!!!!
    DoSaaa>>>>>
    0.o
    SarraPPP giLaa Loooo!!!!!

  27. By Anonymous on October 31, 2009 at 9:16 PM

    sadr lah kau tukang aborsi Cs kimat suadh dekat,,,,,,,,,,!!!lo gak mau dosa besar(aborsi)jangan lah kau berbuuat maksiat,,,,!!!ok Coyyyyyyy,,,,,,!!!

  28. By aQ mau gaul on November 8, 2009 at 4:40 PM

    tetep ajj biadab,,,

  29. By amelai anggraini on November 27, 2009 at 4:38 PM

    gla,,ja msh pljar da aborsii??
    mank,,ang" ckrng bergaulx sembrangan.

  30. By Anonymous on December 2, 2009 at 2:41 PM

    mank na g bisa ya nahan nafsu na ?
    dah hamil baru sibuk nyari dukun . . . .

  31. By Anonymous on December 10, 2009 at 7:07 PM

    yaa ALLAH sadarkanlah hamba_Mu... bukakanlahpintu hati mereka dan kami smua agar tdk berbuat maksiat,, Tmen2... Qta kudu insyaf n sadar gieh klo maksiat itu dosa apalagi aborsi... Istigfarlah.. ASTAGFIRULLAHAL'adziiim........

  32. By Anonymous on December 18, 2009 at 1:24 AM

    ASTAGFIRULLAHAL'adziiim.........!!!!!!
    sadrlah wahai engkau yang aborsi,,,,!!itu ankmu itu adalah darah dagingmu,janganlah engkau membunuhnya,,,,,!!jika engkau aborsi sama saja engkau membunuh diri kamu sendiri,,,,!!
    dia adalah ciptaan tuhan sama seperti kamu,maka bertaubatlah,,,,,!!
    SUNGUH TERLALUUUUUUUU.........!!!!

  33. By Anonymous on January 22, 2010 at 12:26 PM

    jangan gila donk......kasihan bayinya.....udah berzina.....gugurkan kandungan lagi...
    nau'zubillahiminzalik...

  34. By virginitiuzzzzzzzzzzzzzzzzz on January 29, 2010 at 12:53 PM

    knpa ga di gdein ja,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,kn cpa tw nanty ank"y7 ckep ky aku................lkuin dimna arbsi"a..............bp'a dmna mba???????????????????????????????????

  35. By Anonymous on February 10, 2010 at 11:16 AM

    3mg edhand adeg2 z5n ckrk

  36. By kikye on February 13, 2010 at 11:20 PM

    klo pgen tenar ga prlu gni cranya kn..................!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!nybrin video aborsi.mank bgus bgt pa......................!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1

  37. By Anonymous on February 18, 2010 at 3:14 PM

    hem...
    gelo pisan eta mah..

  38. By Anonymous on February 19, 2010 at 1:27 AM

    enak2x nglkuin kok anakx d bunuh ce??biarin aj shrsnya,smw mslh psti ad jln kluarx,,ngmg baik2 m ortu n minta pertanggungjwbn k tu cwox.kok mlah si jabang bayi yg d sia2kan.sgla rsiko hrs dri qt yg tanggung.

  39. By Anonymous on February 19, 2010 at 1:31 AM

    minta petunjuk dunk ma Allah.....

  40. By Anonymous on March 15, 2010 at 5:53 PM

    ngelakuinnya aja enak...masa ga mo tanggung tuh hasilnya...
    menuh2in neraka aja....

  41. By wayank on March 17, 2010 at 4:48 PM

    gilaaa beud, , ,karungin aj tuh muka byr ga malu,,sarap maneh

  42. By Anonymous on April 11, 2010 at 3:28 PM

    wooooooooooooooyyyyy

    udAH Gilaaaa lu yah
    gga tau malu nyebarin video kaya gitu lu.
    gga punya otak
    dmna sh hati nurani lu??????????????????????????

  43. By Anonymous on April 18, 2010 at 4:35 PM

    anjrit....amiet" dech klo gua kaya gtu

  44. By anies caem on May 3, 2010 at 12:11 PM

    amOe gila aph saraf mBa????????????????????????????
    wong masih jadi pelajar kq ghtoe tieh....
    ttup mka, jangan ampe ada orang liat mka jelek moe yang kaya orang age NDA WARAS..........

  45. By kiki on May 4, 2010 at 12:48 PM

    ichhh..masih kecil dah berbuat gtu,gmana dah gdenya mba,
    g takut ma dosa apa??????????????

  46. By Anonymous on June 21, 2010 at 9:32 AM

    itu gx blh d tiru bngt lohc bahaya demi masa depan kita n anak cucu kita gietu..... gax takut ama dosa apach

  47. By Anonymous on January 11, 2011 at 9:33 AM

    malu malukan orang tua aja tu !!!

  48. By Anonymous on March 22, 2011 at 2:40 PM

    eh, dasar cewek kayak ga punya otak, klo berani berbuat, bertanggung jawab donh, kamu pernah mikir ga sih, janin yang kamu gugurin, itu ga punya dosa apa-apa dia itu jadi korban akibat berbuatan lu amak pacar lu yang biadab, lu masih punya hati nurani kan? tobat deh cepet cepet sebelum lu kena azab Alloh.

  49. By bauty on July 3, 2011 at 2:16 PM

    eh knapa cih cwe yang ga pnya hti nurani knapa mlakkukan aborsi padahal itu perbuatan dosa loh

Post a Comment