Steve Jobs Meninggal

Written by admin on Thursday, October 06, 2011

Berita Steve Jobs Meninggal - Siapa yang gak kenal dia ? ada juga sih bokap Gw pasti bingung kalau ditanya ? :D tapi buat yang pakai Ipad, Iphone dan Mac pasti udah tidak asing lagi, dan hari ini Kamis (6/10/2011), Steve Jobs menutup mata selamanya di usia 56 tahun setelah berjuang melawan kanker.

Steve Jobs

Foto Steve Jobs

Sosok yang bernama lengkap Steven P. Jobs ini merupakan seorang visioner yang disanjung lantaran mampu menghadirkan gadget dan teknologi inovatif melalui Apple.Beberapa waktu belakangan, Jobs memang sudah meninggalkan kesibukannya di Apple untuk menjalani pengobatan kanker pankreas yang dideritanya.

Namun sepertinya perjuangan sang legenda dunia IT itu harus terhenti setelah menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu waktu Palo Alto, Calif, Amerika Serikat di usia 56 tahun.

Siapa Steve Jobs ? mungkin artikel di link http://id.wikipedia.org/wiki/Steve_Jobs bisa kamu baca untuk mengenal kisah dan sejarahnya. dan juga berikut artikel copy paste yang saya ambil dari detikinet tentang Perjalanan Steve Jobs 1955-2011 semoga berguna.

Masa kecil

Steven Paul Jobs, demikian nama lengkapnya, lahir di San Francisco, Amerika Serikat, 25 Februari 1955. Dia diadopsi oleh Paul dan Clara Jobs. Ayah biologis Jobs, Abdulfattah John Jandali, merupakan profesor sains politik dan ibu kandungnya Joanne Simpson ahli terapi bicara. Hampir sebagian besar masa kecil hingga remaja dihabiskannya di Cupertino, California.

Setelah lulus dari sekolah menengah atas pada 1972, Jobs melanjutkan studinya di Reed College di Portland selama satu semester. Setelah itu, pada musim gugur 1974 Jobs mulai bekerja sebagai teknisi di Atari, sebuah perusahaan yang mendesain circuit board.

Berdirinya Apple

Jobs mulai berpikir untuk mendirikan perusahaan. Maka dua tahun kemudian, pada 1976 berdirilah Apple yang dibangunnya bersama Steve Wozniak. Dengan modal beberapa ribu dolar, keduanya memulai bisnis yang memiliki visi mengubah dunia.

Tak perlu menunggu waktu lama, Apple segera merilis produk pertamanya yang kemudian dijuluki sebagai 'revolusi komputer personal'. Pada pertemuan pemegang saham tahunan Apple tanggal 24 Januari 1984, Jobs memperkenalkan Macintosh. Selanjutnya Macintosh menjadi komputer kecil pertama yang sukses secara komersial dengan antarmuka pengguna grafis.

'Diusir' dari Apple

Meski Jobs dikenal kharismatik, sejumlah rekan dan karyawannya kala itu menilainya sebagai manajer yang mudah berubah pikiran, keras kepala dan temperamental. Penurunan penjualan pun terjadi pada akhir 1984 dan mengakibatkan keretakan hubungan kerja Jobs dengan John Sculley yang kala itu menjabat sebagai CEO Apple. Pada akhir Mei 1985, setelah ketegangan internal dan pengumuman PHK besar-besaran, Sculley mengakhiri jabatan Jobs sebagai kepala divisi Macintosh karena perbedaan visi.

Namun semangat Jobs tidak berhenti sampai di situ. Setelah meninggalkan Apple, Jobs lantas mendirikan NeXT Computer. Sayang, produk yang dihasilkannya masih dianggap sebagai barang mahal dan gagal memberi dampak bagi industri teknologi.

Kesuksesan Jobs

Kesuksesan Jobs yang sesungguhnya dimulai pada pertengahan pertama tahun 1990. Menariknya, sukses ini justru bukan berawal di industri komputer, melainkan industri film. Pixar, studio animasi kecil yang diakuisisi Jobs pada 1986, memulai debutnya setelah merilis film Toy Story pada 1995.

Akhir 1996, Jobs mendekati Apple agar perusahaan itu mengakuisisi NeXT. disebutkannya, Apple membutuhkan sistem operasi dan NeXT memiliki itu. Upaya Jobs membujuk Apple pun berhasil. Di tahun itu Apple mengumumkan pembelian NeXT senilai USD 429 juta.

Kembali ke Apple

Apple kembali merangkulnya dan beberapa bulan setelah kembali bergabung di Apple, Jobs mendapatkan posisinya kembali sebagai CEO. Inilah titik baru kepemimpinan Jobs.

Sejak 1997 hingga Agustus 2011 menjabat sebagai CEO, Apple tak hanya bangkit dari kebangkrutannya. Beragam produk besutannya yang lahir dari kejeniusan ide Jobs, seperti iMac, iPod, iPhone dan tentu saja iPad telah mengubah ranah elektronik consumer dan komputasi personal.

Perjuangan melawan kanker

Di tengah masa kepemipinannya yang tengah memuncak, pada Agustus 2004 Jobs mengungkapkan dirinya menderita kanker pankreas dan harus menjalani operasi. Jobs sempat absen dari kesibukannya di Apple untuk cuti medis dan kembali bekerja pada September 2004.

Januari 2009, Jobs kembali mengambil cuti selama enam bulan untuk berobat. Dokter mengatakan Jobs harus menjalani tranplantasi hati pada April 2009. Kemudian dia kembali menjalankan jabatannya pada Juni 2009.

Kabar sakitnya Jobs kerap kali terdengar dan sedikit banyak mempengaruhi saham perusahaannya. Namun demikian, Apple terus melesat, bahkan dinobatkan sebagai perusahaan paling mahal dan Jobs sebagai CEO terbaik Amerika.

Mengundurkan diri

Sosok di balik kesuksesan iPhone dan iPad itu benar-benar menarik diri dari jabatan CEO Apple. Jobs secara resmi mengundurkan diri pada Agustus 2011. Sakit tampaknya menjadi alasan utama Jobs untuk melepas jabatan nakhoda di salah satu perusahan TI terbesar itu.

Dia pun berpulang..

Akhirnya, sang legenda dunia teknologi abad ini pun berpulang. Perjuangannya terhenti setelah menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu waktu Palo Alto, Calif, Amerika Serikat di usia 56 tahun. Kabar mengejutkan ini datang sehari setelah Apple merilis iPhone 4S.

Ia meninggalkan seorang istri bernama Laurene Powell dan tiga orang anak dari hasil perkawinannya. Jobs juga diketahui memiliki seorang anak perempuan dari pasangannya terdahulu.

Dalam kehidupan sosialnya, Steve dikenal sebagai seorang visioner. Sementara dalam kehidupan pribadinya, ia merupakan orang yang hangat dengan keluarga.

Tambahan dicopy dari tempat yang sama berikut 10 Kalimat Inspiratif Sang Jenius

Sosok legendaris di ranah teknologi, Steve Jobs, telah meninggal dunia di usianya yang ke-56. Akan tetapi, jejak kesuksesannya tidak akan pernah dilupakan.

Kesuksesan yang ia raih bersama Apple ini tidak luput dari cara Jobs memandang kehidupan serta bisnis yang ia jalani. Ia pun sering berbagi kalimat penuh inspirasi. Berikut beberapa di antaranya:

"Sangat sulit membuat desain sebuah produk. Kerap kali orang-orang tidak mengetahui apa yang mereka inginkan, sampai kita menunjukkannya pada mereka". (BussinessWeek, 1998).

"Ini adalah salah satu mantra saya - fokus dan kesederhanaan. Kamu harus berkerja lebih keras untuk menjernihkan pikiran dan menghasilkan kesederhanaan. Pada akhirnya hal ini akan setimpal. Saat kamu tiba di sana, kamu bisa memindahkan gunung". (BusinessWeek, 1998).

"Menjadi orang terkaya di pemakaman tidak berarti bagi saya...Pergi ke tempat tidur dan mengatakan bahwa kami telah melakukan sesuatu yang luar biasa...Itulah yang berarti bagi saya". (The Wall Street Journal, 1993).

"Saya akan selalu terhubung dengan Apple. Mungkin ada saat-saat atau tahun-tahun di mana saya tidak di sini, namun saya akan selalu kembali". (Playboy, 1985).

"Kami tidak pernah khawatir terhadap angka-angka. Apple selalu mencoba berfokus pada produk karena sebuah produk benar-benar akan membuat perbedaan". (Playboy, 1985).

"Kamu harus memiliki keyakinan terhadap sesuatu - keinginan, takdir, hidup, karma, apapun itu". (Stanford commencement speech, 2005).

"Pekerjaanmu akan menjadi bagian penting dari kehidupanmu. Satu-satunya cara untuk mencapai kepuasan adalah dengan percaya bahwa apa yang kamu kerjakan adalah pekerjaan yang hebat. Cintai apa yang kamu kerjakan. Jika kamu belum menemukannya, tetaplah cari. Jangan berhenti". (Stanford commencement speech, 2005).

"Tidak ada seorang pun yang ingin mati. Meski mereka yang ingin pergi ke surga, tidak ingin mati. Namun kematian adalah tujuan kita bersama, tidak ada yang bisa lolos darinya. Kematian adalah penemuan terbaik dalam kehidupan. Ia membersihkan yang lama dan membuat jalan untuk yang baru. Sekarang yang baru adalah kamu, namun suatu saat nanti kamu akan menjadi tua dan 'dibersihkan'. Maaf terlalu dramatik, namun ini benar". (Stanford commencement speech, 2005).

"Panutan saya untuk bisnis adalah The Beatles. Mereka saling mengimbangi satu sama lain. Beginilah cara saya memandang suatu bisnis, bisnis yang hebat bukan dilakukan oleh satu orang, melainkan oleh tim". (Interview with 60 Minutes, 2003).

"Jika kamu melakukan sesuatu yang bagus, maka selanjutnya kamu harus melakukan hal lain yang luar biasa. Jangan tinggal terlalu lama, pikirkan apa yang harus kamu buat selanjutnya". (NBC Nightly News, May 2006).

Selamat jalan Jobs...


Related Posts by Categories



  1. 1 comments: Responses to “ Steve Jobs Meninggal ”

  2. By 8 Fakta Mengejutkan di Biografi Steve Jobs on October 26, 2011 at 12:13 AM

    Review awal biografi Steve Jobs mengindikasikan buku ini sangat menarik. Biografi Jobs dikatakan sebagai potret yang kaya dari salah satu sosok dengan pemikiran terbaik pada zamannya. Berikut beberapa fakta mengejutkan tentang Steve Jobs di biografi tersebut, seperti detikINET kutip dari Huffington Post, Selasa (25/10/2011):

    1. Dari mana nama Apple berasal?

    Executek, Matrix, sampai Personal Computers Inc adalah nama-nama yang sempat dipertimbangkan Steve Jobs dan Steve Wozniak untuk perusahaan teknologi yang akan mereka dirikan. Jobs mengutarakan nama Apple setelah kembali dari sebuah pertanian buah apel dan akhirnya nama itu yang dipakai. "Nama ini terdengar asyik, bersemangat dan tidak mengintimidasi," sebut Jobs.

    2. Bill Clinton minta nasehat Jobs terkait skandal Monica Lewinski

    Skandal perselingkuhan Bill Clinton dengan Monica Lewinski sempat menghebohkan Amerika Serikat di dekade 1990-an. Clinton yang kebingungan ternyata sempat minta nasehat Jobs. "Aku tidak tahu Anda telah melakukan perselingkuhan itu, namun jika memang benar, Anda harus memberitahukan hal itu ke (warga) negara ini," demikian nasehat Jobs pada Clinton yang menjabat presiden AS kala itu.

    3. Mengapa Jobs hampir selalu memakai sweater hitam?

    Penampilan Jobs identik dengan sweater hitam. Ini berawal kala Jobs berkunjung ke pabrik Sony di Jepang dan menjumpai karyawan di sana berseragam. Ia menyukainya dan sempat berpikir agar karyawan Apple pun berseragam. Meski hal itu tak jadi terlaksana, Jobs memutuskan membuat pakaian khas untuk diri sendiri. Jadilah ia selalu memakai sweater hitam yang didesain oleh desainer asal Jepang bernama Issey Miyake.

    4. Jobs kecewa dengan Barack Obama

    Jobs adalah pendukung presiden Barack Obama. Namun ia kecewa dengan beberapa kebijakan Obama dan pada saat keduanya bertemu, Jobs memperkirakann Obama hanya akan menjabat selama 1 periode saja. Jobs berargumentasi pemerintah seharusnya lebih bersahabat dengan kalangan pebisnis dan mereformasi pendidikan.

    5. Jobs awalnya menolak operasi kanker

    Jobs pada awalnya menolak sebuah operasi kanker yang berpotensi menyelamatkan nyawanya. Rupanya Jobs tidak suka tubuhnya diutak atik. "Dia sungguh tidak siap untuk 'membuka' tubuhnya," kata istri Jobs, Laurene Powell.

    6. Jobs sempat menolak ide aplikasi untuk perangkat Apple

    Layanan aplikasi termasuk faktor kunci kesuksesan Apple. Namun siapa sangka pada awalnya Jobs tidak suka dengan ide pihak ketiga bisa membuat aplikasi untuk perangkat Apple karena berbagai alasan seperti kemungkinan serangan virus. Namun akhirnya, Jobs berhasil diyakinkan untuk mengizinkan aplikasi di perangkat Apple.

    7. Jobs merasa depresi saat peluncuran iPad generasi pertama

    Berbagai kritik sempat menerjang Apple pada saat peluncuran iPad meski akhirnya gadget ini sukses keras. Perangkat ini dipandang kekurangan fitur. "'Aku sepertinya mendapat depresi hari ini," kata Jobs pada Isaacson, malam hari sesudah Jobs memperkenalkan iPad.

    8. Jobs murka pada Google

    "Aku akan menghabiskan nafas terakhirku jika memang perlu dan aku akan menghabiskan seluruh uang Apple sebesar USD 40 miliar di bank, untuk memperbaiki kesalahan ini. Aku akan menghancurkan Android karena ini adalah produk curian," kata Jobs mengenai Android. Ia tidak terima Google mencuri ide-ide iPhone di Android.

    via detikinet

Post a Comment