Hari Batik Nasional

Written by bocahiseng on Friday, October 02, 2009

Menyambut Hari Batik Nasional - yah hari ini tanggal 2 Oktober 2009 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional setelah UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya dunia. Presiden sebelumnya menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk serentak memakai busana batik pada Jumat, 2 Oktober.

batik cantik

"Ini merupakan langkah positif. Cuma, kenapa Pak SBY tidak langsung saja menetapkan setiap 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional," ujar desainer Musa Widiatmodjo.

Indonesia sendiri telah memperjuangkannya melalui proses yang panjang dan hanya tinggal menunggu legitimasi dari hasil pembahasan kelayakan dalam sidang di Abu Dhabi yang berlangsung 28 September hingga 2 Oktober 2009.

”Unesco akan mengukuhkan batik Indonesia dalam daftar representatif budaya/benda warisan manusia. Pengukuhan akan dilaksanakan di Abu Dhabi Uni Emirat Arab oleh Unesco pukul 20.00 WIB. Sedang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mendeklarasikannya secara resmi pada pukul 21.00 WIB,” ujar Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Ad Interim) Muhammad Nuh di Gedung Departemen Kominfo Jakarta kemarin.

Dijelaskan, proses pengukuhan batik Indonesia cukup panjang, berawal pada 3 September 2008 yang kemudian diterima secara resmi oleh Unesco pada 9 Januari 2009. Tahap selanjutnya pengujian tertutup oleh Unesco di Paris pada 11-14 Mei 2009.

Setelah diresmikan nanti, Muhammad Nuh mengharapkan perkembangan batik di Indonesia dan budaya lainnya semakin meningkat. ”Semoga dengan dikukuhkannya batik Indonesia oleh Unesco, dapat menumbuhkan social awareness untuk mencintai dan menyelamatkan produksi asli Indonesia,” lanjut Muhammad Nuh.

Yahh Semoga Dengan Unesco mengakui batik sebagai kekayaan asli budaya milik bangsa Indonesia. kita mesti juga bangga dan semakin mencintai batik. Dan gak usah lagi malu pake batik? dan gak kuatir lagi di klaim bangsa lain lagi.

Hidup Batik ............

Ada yang mau membelikan bocahiseng baju batik :LOL: dan semoga tanggal 2 Oktober di jadikan dan diresmikan Hari Batik Nasional ?


Related Posts by Categories



  1. 8 comments: Responses to “ Hari Batik Nasional ”

  2. By syd on October 3, 2009 at 4:37 AM

    selamat hari batik :D

  3. By aris on October 3, 2009 at 10:25 PM

    ya... kemaren aku luipa foto foto waktu pake batik... *lebay mode on*

  4. By Brandal Surga on October 4, 2009 at 1:18 AM

    Awalnya sempet kaget juga sih pas Jumat kemaren kok smua orang pake batik meski kantor emang kl tiap jumat pake batik. Soal Batik diakui UNESCO sbg warisan dunia bagus deh. Cmn yg harus diperjuangkan kl itu milik Indonesia. Jgn ampe diolong lagi ma negara laen.

  5. By Rumah Dijual on October 4, 2009 at 6:05 AM

    Sebelumnya saya ucapkan selamat hari batik. Sudah selayaknya kita memperingatinya dengan cara berpakaian batik. kita patut bersyukur, setelah melewati perjuangan yang tidak mudah, akhirnya batik diakui juga sebagai milik Indonesia oleh UNESCO.

    Mudah-mudahan momen ini bisa dijadikan sebagai titik awal untuk mempatenkan warisan budaya milik kita yang lainnya. agar tidak terjadi lagi insiden pencaplokan hak paten budaya kita oleh negeri orang lain.
    Hidup Batik Indonesia!

    Dijual Rumah

  6. By Anonymous on October 5, 2009 at 4:19 PM

    Sejarah Batik di Indonesia

    BATIK merupakan kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama.

    Batik berasal dari bahasa Jawa 'amba' yang berarti menulis dan 'titik'. Kata batik merujuk pada kain dengan corak yang dihasilkan oleh bahan 'malam' (wax) yang diaplikasikan ke atas kain. Memang titik merupakan desain dominan pada batik.

    Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian sehingga di pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan.

    Batik juga diidentikan dengan kecantikan wanita mengingat dalam masa kerajaan di Jawa kecantikan wanita juga di ukur dengan kepandaian dalam membuat batik dengan menggunakan canting.

    Canting merupakan salah satu alat untuk menulis pada kain batik dengan menggunakan lilin. Hingga ditemukannya 'batik cap' yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Sebenarnya batik di Indonesia telah dikanal semenjak zaman Kerajaan Majapahit dan terus berkembang kepada kerajaan dan raja-raja berikutnya.

    Pada awal perkembangannya,kira-kira sekitar abad ke-XVIII atau awal abad ke-XX masih berupa batik tulis, sedangkan batik cap sendiri baru diperkenalkan setelah perang dunia pertama atau tahun 1920. Awalnya,batik dikerjakan hanya terbatas dalam keraton dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya.

    Bahkan, motif batik bisa menunjukkan status seseorang. Seperti kalangan keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta yang masing-masing hanya mengenakan motif batik tertentu hingga kini. Semakin meluasnya batik dipengaruhi oleh pengikut raja yang tinggal di luar keraton sehingga turut mempopulerkan batik di luar keraton.


    Lama kelamaan kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Batik yang tadinya hanya pakaian keluarga keraton kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari baik pria maupun wanita. Pada masa itu, bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu merupakan hasil tenun sendiri.

  7. By Anonymous on October 5, 2009 at 4:24 PM

    Sedangkan bahan-bahan pewarna yang dipakai terdiri dari tumbuh tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri di antaranya pohon mengkudu, tinggi, soga, nila, dan bahan sodanya terbuat dari soda abu serta garamnya dari tanah lumpur. Setiap motif yang dituangkan dalam kain memiliki filosofi tentang makna kehidupan, kejadian, sampai pada pengalaman-pengalaman hidup dari tokoh-tokoh atau tradisi keluarga.

    Pembatik tidak boleh sembarangan dan lancang untuk mengartikannya dan menuangkan inspirasinya begitu saja di atas kain. Sebelum menerjemahkannya dalam bentuk tulisan tangan pembuat terlebih dahulu melakukan ritual-ritual kecil seperti berpuasa dan membaca mantera.Hingga batik (baju batik) usai dibuat, pembuat juga harus melaksanakan ritual penutup.

    Padahal batik sebenarnya mengandung nilai sejarah yang sangat tinggi. Motif batik Parang Rusak misalnya, sebenarnya termasuk motif batik sakral yang hanya dipergunakan di lingkungan keraton. Demikian juga warna batik pada motif parang bisa menentukan asal keraton pemakainya, apakah dari Keraton Solo atau dari Keraton Jogja. (Koran SI/Koran SI/nsa)

  8. By Pasang Iklan Gratis on October 6, 2009 at 12:59 PM

    Akhirnya batik diakui juga sebagai milik Indonesia oleh UNESCO. Dengan pengukuhan batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia, jelas memberikan dampak yang baik bagi industri batik di Indonesia, tetapi hal ini juga perlu diikuti gerakan-gerakan lain dari masyarakat yang sifatnya mendukung keberadaan batik itu sendiri.

    Pada hari ditetapkannya peringatan "Hari Batik Nasional" tanggal 2 Oktober kemarin, antusiasme terlihat pada setiap warga yang di manapun hampir semuanya memakai batik. Mudah-mudahan ini benar-benar merupakan titik awal munculnya kebanggaan Bangsa Indonesia pada batik secara menyeluruh, tanpa memandang usia, tingkat, dan jabatan. Karena..."Batik - Bukan Budaya Sesaat.." =)
    Iklan Baris Gratis

  9. By Parfum Murah on October 7, 2009 at 12:52 PM

    Bangganya...

Post a Comment